Senin, 17 Desember 2012

Aku Tak Tahu, Yang Aku Tahu..

Satu, dua, tiga... Aku menghela nafas kemudian menghembuskannya. Mencoba mengatur nafas dan degup jantungku agar normal kembali. Aku selalu begini saat kedua bola mataku menangkap sosokmu yang berjarak beberapa meter dariku. Hanya beberapa meter saja sudah begini apalagi beberapa sentimeter. Tempo degupan jantungku seringkali lari-lari jika berpapasan denganmu. Aku tak pernah menyangka sebelumnya jika senam jantung bisa dilakukan hanya dengan berpapasan denganmu, tak perlu lari atau olahraga berat lainnya. "Bodoh" itulah kata yang pantas untuk diriku karena aku tetap seperti itu meskipun tak hanya kebahagiaan dan degupan jantung tak teratur saat aku melihat dirimu.

Kerinduan tak berujung, itulah yang aku lihat pada cerminan diriku saat mengingatmu. Ekspresi yang sangat hancur, itulah yang aku lihat pada cerminan diriku saat kau pergi meninggalkanku. Aku melihat dan merasakan sakit saat memandangmu. Tangisan yang tak ada hentinya, saat aku mengasihani kesedihanku.

Aku tak tahu sebelumnya jika kau akan menjadi sosok yang sangat berpengaruh dalam hidupku
Aku tak tahu sebelumnya jika senyumanmu memberikan kesejukan
Aku tak tahu sebelumnya bahwa tatapanmu begitu menghangatkan
Aku tak tahu sebelumnya bahwa suaramu memberikan semangat yang membara
Aku tak tahu sebelumnya bahwa pertemuan kita akan menjadi serumit ini

Yang aku tahu, kamu telah menyelinap di relung hatiku
Yang aku tahu, akarmu yang telah tertancap dalam hatiku tak mudah untuk dicabut
Yang aku tahu, dalam beberapa tahun ini kamu adalah orang yang menghuni hidupku
Yang aku tahu, aku pernah singgah dalam hidupmu
Yang aku tahu, hidupmu sekarang bukan lagi bersamaku
Yang aku tahu, kerapuhanku adalah saat aku berkata aku bahagia kau dengannya
Yang aku tahu, kamu adalah orang yang membuat hidupku penuh dengan sayatan
Yang aku tahu, aku orang bodoh yang tetap bersikeras bertahan mencintaimu meskipun aku tahu ini percuma
Yang aku tahu, aku sangat berusaha untuk tak menjadi beban bagi dirimu
Yang aku tahu, aku sangat berusaha untuk tersenyum mengingat kau bersamanya
Yang aku tahu, aku berdoa untuk bahagiamu meskipun bukan bersamaku
Yang aku tahu, aku menitikkan beberapa tetes air mata saat menulis ini
Yang aku tahu, aku menulis ini sembari berimajinasi tentang dirimu
Yang aku tahu, aku sangat mencintaimu

3 comments:

AZGHIFFARI mengatakan...

jjang lak! bagus. semacam prosa yag menggelitik (y)

Ghozi Luthfi mengatakan...

Alurnya mudah ditebak, curhatan klise tapi udah keren ;D

RACUN KATA mengatakan...

pesonal literature yg shoujo bgt. udah bnyak metafornya la, cuma di bagian paragraf terakhir ada baiknya dipadetin tanpa ngilangin efek klimaksnya. Mutun

Posting Komentar

La-La

La-La

Fish

My Hamster :)

 

Design By:
SkinCorner